Blog saya
Senin, 29 September 2025
Trigger
Struktur tabel Transaksi:
Senin, 15 September 2025
JOIN PADA DATABASE
Apa itu Join Pada database?
Join pada database adalah cara untuk menggabungkan data dari dua atau lebih tabel berdasarkan kolom yang saling berhubungan
Tujuannya supaya informasi yang terpisah di beberapa tabel bisa ditampilkan bersama dalam satu hasil query.
Lalu berikut ini adalah beberapa jenis-jenis JOIN yg paling umum digunakan:
- Mengambil data yang cocok di kedua tabel.
- Contoh: hanya menampilkan siswa yang punya data nilai.
Query:
FROM siswa
INNER JOIN nilai ON siswa.id = nilai.siswa_id;
- Mengambil semua data dari tabel kiri, meskipun tidak ada pasangan di tabel kanan.
- Contoh: menampilkan semua siswa, meskipun ada yang belum punya nilai.
Query:
- Kebalikan dari LEFT JOIN, mengambil semua data dari tabel kanan.
Query:
- Mengambil semua data baik dari tabel kiri maupun kanan, meskipun tidak ada pasangan. (Tidak semua DBMS mendukung, misalnya MySQL tidak, tapi bisa diganti dengan
UNION.)
Kamis, 04 September 2025
Kamis, 21 Agustus 2025
Normalisasi DATA
Normalisasi Data.
Apasih Normalisasi data itu?
Normalisasi data itu proses merapikan dan menyusun data dalam sebuah database supaya:
- Tidak ada redundensi data(Data Yang Dobel)
- Data lebih Konsisten
- Relasi Data Menjadi Lebih jelas.
⚡ Gampangnya: Normalisasi = membagi data besar yang campur aduk jadi tabel-tabel kecil sesuai fungsi masing-masing, lalu dihubungkan dengan relasi.
Lalu bagaimana Cara menormasilasi data?
Berikut adalah beberapa cara untuk melakukan normalisasi Data:
- Kumpulkan data mentah → biasanya masih campur aduk dalam 1 tabel besar.
- Identifikasi atribut (kolom mana yang bisa jadi primary key).
- Pisahkan data yang berulang / dobel ke tabel baru.
- Hubungkan tabel dengan primary key → foreign key.
- Lakukan pengecekan berdasarkan aturan normalisasi (1NF, 2NF, 3NF).
Nah saat Melakukan Normalisasi data, kita juga memiliki 3 tingkatan yaitu tingkatan 1NF, 2NF, 3NF, Lalu apa perbedaan dari masing" Tingkatan tersebut?Dibawah ini adalah beberapa perbedaan atau tahapan antara tingkatan 1NF - 3NF.
TAHAP Pertama untuk melakukan normalisasi data adalah kita harus mengidentifikasi data seperti apa yang akan disimpan, CONTOH:
Contoh data di atas merupakan data yang belum dinormalisasi, selanjutnya menuju tahap normalisasi 1NF.
1NF:
Suatu tabel dikatakan 1NF hanya jika setiap atribut dari data tersebut hanya memiliki nilai tunggal dalam satu baris.
2NF :
Syarat 2NF adalah tidak diperkenankan adanya partial “functional dependency” kepada primary key dalam sebuah tabel.
Apa itu functional dependency?
Functional dependency adalah setiap atribut yang bukan kunci (non key) bergantung secara fungsional terhadap primary key.
normalisasi 2NF ini tabel tersebut harus dipecah berdasarkan primary key. Sehingga bentuk normalisasi 2NF dari tabel tersebut adalah sebagai berikut:
3NF:
Pada 3NF tidak diperkenankan adanya partial “transitive dependency” dalam sebuah tabel.
Apa itu “transitive dependency”? Transitive dependency biasanya terjadi pada tabel hasil relasi, atau kondisi dimana terdapat tiga atribut A, B, C. Kondisinya adalah A ⇒ B dan B ⇒ C. Maka C dikatakan sebagai transitive dependency terhadap A melalui B.
Contohnya ada pada atribut qty, kolom tersebut tidak bergantung langsung pada primary key kode_faktur melainkan bergantung pada kolom kode_barang. Jadi setelah dinormalisasi 3NF akan menghasilkan tabel berikut:
Kamis, 07 Agustus 2025
DESAIN ERD PENJUALAN
APA ITU ERD?
ERD (Entity Relationship Diagram) adalah diagram yang digunakan untuk memodelkan struktur data dalam sebuah sistem, khususnya untuk merancang basis data (database). ERD menunjukkan:
-
Entitas – Objek atau hal penting dalam sistem (contoh: Mahasiswa, Produk, Pelanggan).
-
Atribut – Informasi yang dimiliki oleh entitas (contoh: nama, alamat, harga).
-
Relasi – Hubungan antar entitas (contoh: memesan, membeli, mengajar).
Pada contoh Di atas
Entitas:- Pembeli
- -ID
- -Nama
- -Alamat
- Produk
- -id Produk
- -Stok
- -Nama Produk
Relasi:
- Transaksi :
- Id_pembeli
- id_produk
- id_transaksi
- tanggal
RELASI ERD PENJUALAN
Entitas:
- Pembeli
- -ID
- -Nama
- -Alamat
- Produk
- -id Produk
- -Stok
- -Nama Produk
Relasi:
- Transaksi :
- Id_pembeli
- id_produk
- id_transaksi
- tanggal
Senin, 21 Juli 2025
First database
QUERY UNTUK MENAMBAHKAN DATA TERSEBUT:
INSERT INTO `siswa`(`Kelas`, `Nama`, `Nis`, `Absen`, `NISN`, `Kompetensi_keahliah`, `TTL`, `Alamat`) VALUES ('XII','Udin',75939,1,1325632564,'Rekayasa Perangkat Lunak','Sidoarjo 2008-1-5','Kepuh Kemiri'),
('XII','Idin',91359,2,1352314600,'Rekayasa Perangkat Lunak','2008-2-10','Wonoayu'),
('XII','Siga',99069,3,1334526576,'Rekayasa Perangkat Lunak','2008-3-7','Jimbaran'),
('XII','Zaga',83649,4,1343420588,'Rekayasa Perangkat Lunak','2008-3-6','Krembung'),
('XII','Mail',17779,5,1361208612,'Rekayasa Perangkat Lunak','2008-3-6','Mbibis');
1.Menyeleksi tabel menggunakan WHERE:
query:
SELECT * FROM `siswa` WHERE Kompetensi_keahlian="Rekayasa Perangkat Lunak";
2.Mencari nama yg ada huruf O nya dengan LIKE:
3.Kombinasi where dan like
Query:
SELECT * FROM `siswa` WHERE Kompetensi_keahlian="Rekayasa Perangkat Lunak" AND nama LIKE "%b%";
4.Mencari Nis menggunakan WHERE
Query:
SELECT * FROM `siswa` WHERE nis <5; 5.Mencari Absen Dibawah 3 menggunakan
5.Mencari Absen Dibawah 3 menggunakan Query:
Jumat, 23 Mei 2025
Penjelasan mengenai DFD
Apa itu DFD?
DFD (Data Flow Diagram) adalah diagram yang digunakan untuk menggambarkan aliran data dalam suatu sistem secara visual. DFD membantu dalam memahami bagaimana data masuk ke sistem, bagaimana data diproses, dan ke mana data keluar dari sistem tersebut. DFD sering digunakan dalam analisis sistem untuk merancang atau mendokumentasikan sistem informasi.
Contoh dfd:
Elemen Utama dalam DFD:
Proses (Process)
- Digambarkan sebagai panah. Menunjukkan arah aliran data antar elemen dalam sistem.
- Digambarkan sebagai dua garis paralel. Menunjukkan tempat penyimpanan data dalam sistem (misalnya: database pelanggan).
- Digambarkan sebagai persegi panjang. Merupakan pihak luar sistem yang mengirim atau menerima data (misalnya: pelanggan, supplier).
Jenis-jenis DFD:
- DFD Level 0 (Context Diagram): Menampilkan gambaran umum sistem dengan semua entitas eksternal dan satu proses utama
- DFD Level 1: Merinci proses utama menjadi sub-proses untuk memperlihatkan detail aliran data.
- DFD Level 2 dan seterusnya: Menjelaskan lebih lanjut sub-proses secara lebih rinci.
Trigger
Apasih trigger itu? Trigger di MySQL adalah program tersimpan yang berjalan secara otomatis sebagai respons terhadap peristiwa tertentu sepe...
-
Entitas: Pembeli -ID -Nama -Alamat Produk -id Produk -Stok -Nama Produk Relasi: Transaksi : Id_pembeli id_produk id_transaksi tangga...




















