Normalisasi Data.
Apasih Normalisasi data itu?
Normalisasi data itu proses merapikan dan menyusun data dalam sebuah database supaya:
- Tidak ada redundensi data(Data Yang Dobel)
- Data lebih Konsisten
- Relasi Data Menjadi Lebih jelas.
⚡ Gampangnya: Normalisasi = membagi data besar yang campur aduk jadi tabel-tabel kecil sesuai fungsi masing-masing, lalu dihubungkan dengan relasi.
Lalu bagaimana Cara menormasilasi data?
Berikut adalah beberapa cara untuk melakukan normalisasi Data:
- Kumpulkan data mentah → biasanya masih campur aduk dalam 1 tabel besar.
- Identifikasi atribut (kolom mana yang bisa jadi primary key).
- Pisahkan data yang berulang / dobel ke tabel baru.
- Hubungkan tabel dengan primary key → foreign key.
- Lakukan pengecekan berdasarkan aturan normalisasi (1NF, 2NF, 3NF).
Nah saat Melakukan Normalisasi data, kita juga memiliki 3 tingkatan yaitu tingkatan 1NF, 2NF, 3NF, Lalu apa perbedaan dari masing" Tingkatan tersebut?Dibawah ini adalah beberapa perbedaan atau tahapan antara tingkatan 1NF - 3NF.
TAHAP Pertama untuk melakukan normalisasi data adalah kita harus mengidentifikasi data seperti apa yang akan disimpan, CONTOH:
Contoh data di atas merupakan data yang belum dinormalisasi, selanjutnya menuju tahap normalisasi 1NF.
1NF:
Suatu tabel dikatakan 1NF hanya jika setiap atribut dari data tersebut hanya memiliki nilai tunggal dalam satu baris.
2NF :
Syarat 2NF adalah tidak diperkenankan adanya partial “functional dependency” kepada primary key dalam sebuah tabel.
Apa itu functional dependency?
Functional dependency adalah setiap atribut yang bukan kunci (non key) bergantung secara fungsional terhadap primary key.
normalisasi 2NF ini tabel tersebut harus dipecah berdasarkan primary key. Sehingga bentuk normalisasi 2NF dari tabel tersebut adalah sebagai berikut:
3NF:
Pada 3NF tidak diperkenankan adanya partial “transitive dependency” dalam sebuah tabel.
Apa itu “transitive dependency”? Transitive dependency biasanya terjadi pada tabel hasil relasi, atau kondisi dimana terdapat tiga atribut A, B, C. Kondisinya adalah A ⇒ B dan B ⇒ C. Maka C dikatakan sebagai transitive dependency terhadap A melalui B.
Contohnya ada pada atribut qty, kolom tersebut tidak bergantung langsung pada primary key kode_faktur melainkan bergantung pada kolom kode_barang. Jadi setelah dinormalisasi 3NF akan menghasilkan tabel berikut:



Tidak ada komentar:
Posting Komentar