Testing blacbox dan whitebox
1.Black-Box Testing (Menggunakan contoh "Mobil"):
Bayangkan kamu sedang menguji sebuah mobil yang baru. Kamu tidak perlu tahu bagaimana mesin mobil bekerja atau bagian dalamnya. Yang penting adalah apakah mobil dapat dijalankan dengan baik.
2.White-Box Testin (Menggunakan contoh "Mobil" juga):
Sekarang, bayangkan kamu seorang mekanik yang ingin memeriksa mesin mobil secara mendalam. Kamu tahu bagaimana setiap komponen di dalam mobil bekerja (seperti mesin, rem, dan sistem kelistrikan).
Kesimpulan:
- Black-box testing seperti menguji mobil dari luar: fokus pada hasil tanpa peduli bagaimana mesin bekerja.
- White-box testing seperti menjadi mekanik: fokus pada bagian dalam dan memastikan semua komponen internal berfungsi dengan benar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar